Perbedaan USB Type C 2.0 dan 3.0 yang Perlu Diketahui

Perbedaan USB Type C 2.0 dan 3.0 yang Perlu Diketahui-min

Banyak orang yang mengira bahwa kabel USB yang mana saja itu sama dan bisa digunakan untuk berbagai perangkat. Padahal, pemikiran seperti ini sangatlah salah. Bahkan, ada  perbedaan usb type c 2.0 dan 3.0 yang tidak diketahui. 

Tidak banyak orang yang menyadari bahkan mengabaikan bahwa kabel USB sebenarnya terdiri dari berbagai jenis dan bentuk. Tipe kabel USB yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah tipe c  2.0 dan 3.0. 

Walaupun sekilas terlihat sama, namun ada beberapa aspek dari kedua tipe ini yang menjadi pembeda. Karena itu, pada pembahasan kali ini akan dibahas perbedaan antara kedua tipe USB ini. 

1. Bentuk dari Kabel USB 

Hal pertama yang menjadi perbedaan usb type c 2.0 dan 3.0 adalah bentuk kabel USBnya. Aspek perbedaan ini termasuk yang paling mudah untuk dikenali dan dibedakan. USB type C 2.0 memiliki warna kekuningan atau tembaga yang khas. 

Bentuknya juga memiliki sudut yang lebih ramping jika dibandingkan dengan tipe 3.0. Sedangkan, kabel USB type 3.0 ditandai dengan warna biru pada bagian dalamnya. Dengan bagian sisinya yang lebih melebar. 

2. Daya yang Dibutuhkan dan Efisiensi 

Perbedaan dari kedua tipe USB ini juga bisa ditinjau dari penggunaan daya dan efisiensinya. Untuk urusan daya, tipe c 2.0 terbilang lebih hemat. Karena, hanya memakan daya 500 watt saja. 

Sedangkan, untuk tipe USB 3.0 membutuhkan daya yang lebih besar yaitu mencapai 900 MA. Namun, dilihat dari segi efisiensi type 3.0 terbilang lebih efisien dalam menghemat daya dan penggunaan. Walaupun dalam kondisi siaga. 

Baca Juga :  7 Kelebihan Baterai Lithium Ion

3. Ukuran dari Penampang Port 

Perbedaan USB type C 2.0 dan 3.0 selanjutnya adalah pada bagian penampang kabelnya. Perbedaan ini merupakan perbedaan yang mudah dilihat oleh para penggunanya. Jika kedua tipe USB ini dibandingkan. 

Maka, akan terlihat jika ukuran tipe C 2.0 lebih kecil daripada tipe 3.0. Hal ini merupakan hal yang wajar, karena komponen yang dimiliki oleh USB type 3.0 terbilang lebih banyak. Membuat ukurannya terlihat lebih besar. 

4. Metode Transfer yang DIgunakan 

Hal terakhir yang menjadi perbedaan kedua tipe USB ini adalah metode transfer data yang digunakan. Pada USB yang menggunakan tipe C 2.0 proses transfer yang diterapkan adalah konsep half duplex. 

Pada proses ini, kedua perangkat saling mengirimkan data. Namun, prosesnya tidak bisa berjalan bersamaan. Jadi, data dikirim dan diterima dalam waktu yang berbeda dengan menggunakan USB tipe ini.  baca juga cara mematikan penyimpanan USB.

Berbeda dengan tipe 3.0 yang menggunakan proses dan konsep full duplex. Pada proses ini, maka proses menerima dan mengirim data dilakukan dalam waktu yang bersamaan. 

5. Kecepatan dalam Mengirim Data 

Perbedaan usb type 3.0 juga ada pada kecepatan pengiriman dan penerimaan datanya. Hal ini berkaitan dengan metode transfer data yang dijelaskan sebelumnya. Karena, proses pengiriman dan penerimaan data bisa terjadi secara bersamaan. 

Tidak heran jika tipe USB 3.0 lebih cepat dalam pengiriman data. Kecepatan yang dimiliki oleh tipe USB ini bisa mencapai 4.8 Gbps. Sedangkan, kecepatan yang dalam mengirim data yang dimiliki USB C 2.0 hanya 480 Mbps saja. 

Itulah perbedaan usb type c 2.0 dan 3.0.dengan mengetahui apa saja perbedaannya. Anda bisa lebih mudah memilih tipe mana yang cocok untuk Anda gunakan.